Selasa, 20 Desember 2011

Kosong

   kau menarikku ke dalam gravitasi dirimu, dengan aura 

   maskulinmu

   hanya kamu dan aku, lakon cerita kita

   untaian kata manis dari lahirmu

   sempat menumbangkanku

   aku. yang teguh berdiri dengan keyakinanku

   sekejap runtuh dalam tutur lembutmu

   kau yang slalu ku tunggu

   yang senyumnya getarkan hatiku

   tapi kini.. berubah pilu,

   kau. menyimpan daya pikat kosong

   aku mencarimu dalam hutan, di bawah pepohonan,

   di sekitar danau-danau,

   memanggilmu dengan suara,

   tetapi aku sendirian

   kau memperdayaiku ketika senja, saat keheningan berkuasa

   kau menggunakan ketidakjujuran sebagai medium. aku hanya 

   mencari

   kau melukai hatiku dalam sel sempitku

   aku melebur dalam luminositas yang meleleh

   dan saat aku menyadari

   aku terlalu banyak mengadukannya pada TUhan.

Jumat, 16 Desember 2011

cuap-cuap 'part 3'




            kadang seseorang terlalu sibuk hingga ia tidak melihat hal penting apa yang ada di depan matanya. terlalu sibuk memikirkan hal-hal yang ia pikir sifatnya lebih tinggi, tanpa menyadari bahwa di hadapannya ada hal yang seharusnya juga ia pikirkan. yaitu orang-orang yang menyayanginya, selalu ada untuknya, dan berusaha menjaga agar ia tetap merasa nyaman. seseorang yang hanya berharap agar dia bahagia.

Dalam hidup memang selalu ada masalah, dan seberapa besar masalah itu akan menjadi, adalah tergantung bagaimana kita menyikapinya. jangan sampai hanya karna terus menerus memikirkan masalah itu kita jadi lupa terhadap orang-orang yang selalu memikirkan  kita, yang peduli pada kita. Masalah ada bukan untuk direnungi atau diratapi, tapi masalah ada untuk dihadapi. Tuhan hanya sedang menguji seberapa kuat kita dalam menghadapinya, dan akan lebih baik jika kita mau berbagi dengan orang yang bisa kita percaya. walaupun orang itu tak tahu apa-apa dan tidak bisa menyelesaikannya, setidaknya dia setia ada disamping kita dan setia untuk mendengarkan kita. dengan berbagi itu akan membuat semua beban yang kita rasakan setidaknya berkurang. tidak adil dan terlalu berharga rasanya jika kita menyia-nyiakan dan mengorbankan orang yang selalu ada untuk kita, dan yang selalu menyayangi kita hanya dengan emosi dan tidak berpikir  panjang. 

Walaupun begitu bukan berarti kita meremehkan masalah yang kita hadapi. tapi coba kita lihat dari sisi lain, berpikir dengan kepala dingin, bersabar, dan mulai menyelesaikan masalah itu pelan-pelan. tidak malah berusaha melupakannya dengan bersenang-senang seolah-olah tidak terjadi apa-apa. karna itu hanya akan membuat kita merasa terbebani. pergi bersenang-senang kemudian pulang dan di rumah merasa seolah-olah masalah itu bertambah besar dan tak kan pernah berakhir. bukan itu cara menyelesaikan masalah. dengan adanya masalah percaya atau tidak itu adalah proses yang akan membawa kita pada sebuah pemikiran yang lebih dewasa. dan disanalah kita belajar bagaimana harus menyikapi suatu masalah yang seiring bertambah dewasanya kita juga akan bertambah berat. dan kita harus percaya, bahwa dibalik semua masalah Tuhan pasti punya rencana lain

"Aku minta pada Tuhan setangkai bunga segar,
Ia beri aku kaktus berduri..
Aku minta pada Tuhan binatang mungil nan cantik,
Ia beri aku ulat berbulu..
Aku sedih, protes, dan kecewa..
Betapa tidak adilnya ini..
Tapi kemudian..                                                                             
Kaktus itu berbunga, indah, bahkan sangat indah...
dan Ulat itupun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang amat cantik..
Begitulah cara Tuhan, indah pada waktunya!
Tuhan tidak memberi apa yang kita harapkan,
tapi Ia memberi apa yang kita butuhkan.
Kadang kita sedih, kecewa, terluka
tapi di atas segalanya, Ia sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita.."

"dan yang paling penting kita harus inget. Tuhan nggak jahat, Dia nggak akan menguji umatnya melebihi kemampuan umatnya itu. jangan sampai kita dikalahkan oleh suatu masalah, tapi kita yang harus mengalahkan masalah itu. Kuncinya adalah selalu berusaha dan tetap berdo'a, karna nggak ada masalah yang nggak bisa di selesaikan. Semua itu hanya butuh waktu dan proses."
Created by : Ervira F (16 Des. 2011, 15:16)

Rabu, 14 Desember 2011

SMA

nggak cuma hidup yang butuh perjuangan. tapi sekolah juga.
siang-siang gini di kelas sepi, yaa emang pada kecapekan kali ya, maklum lah kita habis TO masih ada pembelajaran seperti biasa. itu uniknya sekolahku 'benar-benar nggak mau menyia-nyiakan waktu luang siswanya'. temen-temenku sii sering komplain, tapi kalo buat aku sii oke-oke aja. aku nggak masalah kalo habis ujian kita masih harus belajar lagi. haha 

(buat yang setia baca blog ini maaf ya kalo sekarang aku lebih sering curhat. hehe)
sekarang aku duduk di bangku kelas XII SMA. nggak salah kalo banyak orang yang bilang masa paling indah itu SMA. karna faktanya emang gitu, SMA adalah masa sekolah paling indah sekaligus masa transisi paling sulit untuk membentuk karakter dan kepribadian seseorang. mau jadi apa kita, siapa kita nantinya, itu di tentuin mulai dari sekarang. dan semua itu tergantung dari usaha kita. kelas XII di sekolahku emang padet jadwalnya, banyak try out, mikirin persiapan ujian, mikir mau perpisahan, mikir takut nggak bisa bareng sama temen-temen lagi kayak sekarang, dan yang paling membingungkan buat aku adalah mikir MAU KULIAH DIMANA. aku sii udah punya planing, aku pengen banget masuk teknik lingkungan. soalnya aku udah nggak tahan liat lingkungan kita yang semakin hari semakin memburuk. ya aku pengen aja kalo aku udah lulus nanti aku bisa berguna buat orang-orang yang ada di sekeliling aku. pasokan air bersih yang makin berkurang, polusi udara dimana-mana. ya kali aja kalo aku udah jadi ahli di bidang lingkungan, aku bisa mutihin sungai ciliwung. haha
bisa dibilang posisiku sekarang emang sulit. aku nggak boleh cuma mikirin aku suka apa enggak. tapi aku juga harus mikirin gimana nanti kedepannya. ya semoga Tuhan ngasih aku yang terbaik.


Selasa, 13 Desember 2011

cuap-cuap (lagi?)

hari ini tanggal 14 Desember 2011.
sekarang jam istirahat, lumayan buat nge-refresh otak.
aku ada TO, sebenernya sii udah dari 2 hari yang lalu dan alhamdulillah lancar :)
tapi ada yang ganggu pikiranku lagi. yaah masalah anak es-em-a nggak cukup cuma sampek masalah sekolah aja, masih ada masalah cinta dan persahabatan. aku pengen cerita dikit.

Dalam hidup kita harus punya prinsip. ada yang bilang "jangan pernah nuntut orang lain buat mengerti kita, tapi kita yang harus berusaha mengerti mereka." aku tertarik untuk jadi'in itu prinsip hidup buat aku, tapi yang jelas itu nggak akan mudah. bagaimana pun juga manusia pasti punya sisi egoisnya masing-masing, dan ingin agar orang lain bisa mengerti dirinya, especially orang yang kita sayang. Dan kenapa tadi aku bilang itu nggak mudah? faktanya, sekarang aku lagi ada sedikit problem sama seseorang, bukan masalah besar sii. mungkin cuma salah pengertian aja. aku nggak bisa sepenuhnya ngerti'in dia dan dia juga belum bisa sepenuhnya ngeti'in aku. aku nggak mau nuntut dia buat nurutin aku, aku berusaha buat dia nyaman deket sama aku. sama kayak prinsip hidupku 'nggak mau nuntut orang lain buat ngerto'in aku.' tapi adakalanya seseorang yang punya prinsip kuat sekali pun, masih keluar sisi manusiawi.nya. aku pengen dia bisa ngerti'in aku, begitu pun sebaliknya. aku nggak mau bilang " hei, kamu kok gini sii? tolong ngerti'in aku dong." Aku pengen berusaha buat pertahanin prinsip hidupku. kalau pun nantinya dia bisa bener-bener ngerti'in aku, aku pengen dia sadar sendiri. dan ngerasa kalo aku emang berharga buat dia, karena dia emang orang yang berharga buat aku.
cukup sekian dulu cuap-cuap.nya :)

Jumat, 04 November 2011

cuap cuap

bingung,
pengen cerita banyaaaak banget,
hari ini 04 November 2011 ada yang ganggu pikiranku lagi. (buat yang baca, sebelumya sory ya.. ini cuma cuap2 aja kok. soalnya bingung mau cerita ke siapa, jadi yaa mending nulis di blogku yang setia dengerin aku). hari ini aku ada ujian semester, alhamdulillah lancar tapi tadi sepulang sekolah ada 'something' yang bikin aku BT seharian, sempet bikin aku nangis malah., ya walaupun aku mau berbagi disini tapi aku nggak bisa nyebutin 'something'.nya itu apa'an, :) bukan masalah seberapa besar masalah itu, tapi aku jadi mikir aja kalo aku harusnya bisa lebih sabar. nggak boleh meremehkan sesuatu. sebenernya aku nggak ngeremehin hal itu, tapii yaah semua itu berawal dari kebetulan dan kebetulan. tadinya aku mau cerita ke seseorang yang aku anggep bisa dengerin semua keluh kesahku, tapi dia lagi sibuk jadi yaa mending share disini, daripada disimpen sendiri. sekalian ngabuburit nungguin buka puasa. ah. udahlah, nggak usah dibahas lagi ntar malah bikin sakit hati.

Rabu, 19 Oktober 2011

Awan..

   awan..
   aku mencintaimu
   Aku ingin memelukmu,
   walau hanya sedetik tapi itu surga bagiku.
   aku ingin ikhlas mencintaimu,
   karena hanya dengan cinta yang indah,
   aku dapat bertahan terhadap pahitnya kesedihan,
   dan duka perpisahan
   Aku ingin mengenangmu seorang diri dalam hatiku.

   awan..
   aku takut,
   takut berada jauh darimu
   takut kau melupakanku
   takut
   hanya takut
   namun,
   cinta yang telah membawaku mendekat padamu
   bagaimana bisa kekhawatiran ini menjauhkanku darimu?
   bodoh.
   siapa?
   aku
   ya, aku memang bodoh
   terlalu memikirkan hal sepele
   hanya fatamorgana
   tak ada apa-apa
   hanya kosong
  

   awan..
   jika takdirku memang untuk mencintaimu
   bantu aku menjaganya
   bantu aku
   untuk bisa bertahan menunggumu
   kita berbeda
   berbeda dengan yang lain
   mungkin mereka takkan mengerti
   karna hanya kita yang tau
   ketulusan itu  
   cinta itu
   aku tau
   kau mencintaiku
   dan kau pun tau
   aku juga mencintaimu, awan

Selasa, 18 Oktober 2011

mama





        mama..
   kau datang
   memberikan kesegaran bagi surga dan dunia
   tangismu adalah deritaku
   cinta kasih,
   jiwa raga pun rela kau pertaruhkan
   pengorbanan,
   mama..
   darimu aku belajar
   apa itu pengorbanan
   keikhlasan, ketulusan
   yang hanya kulihat di matamu

   ma,
   aku ingin seperti merpati
   andai aku adalah merpati
   yang bisa bebas dari penjara dan rantai belenggu hati ini

   andai  aku adalah merpati
   yang beterbangan di atas lembah-lembah dan melihat 

   bayanganku dari sana

   seandainya saja aku adalah merpati
   yang tak berdosa, selalu bahagia, mengacuhkan masa depan 

   dan melupakan masa lalu

   tapi aku bukan merpati ma,
   aku hanya seorang gadis
   yang melihat ke atas jauh untuk melihat cahaya,
   dan tidak pernah melihat ke bawah untuk melihat bayanganku

   mama..
   dengan penuh hati, dengan kasih suci
   Yang membimbingku sejak dini
   Hingga masa ku tak lagi dini
   apakah aku melangkah terlalu jauh ma?
   ataukah kau
   yang membiarkanku pergi tanpamu
   ah., sudahlah
   kau tau ma,
   aku merindukanmu,
   disini
   saat ini
   anakmu ini memang pemalu
   sangat pemalu
   bahkan untuk mengatakan rindu padamu pun
   aku malu
   tapi kini,
   jarak pemisah ini buatku mengerti
   kerinduan akan kau kembali

Pasang Surut Imanku

   Tuhan...
   Kau memang satu
   Kita yang tak sama
   Imanku kah yang sedang Kau uji ?
   Jika iya..
   Ingin rasanya aku menyerah dalam ujian-Mu
   Pernah aku memohon
   Tuhan...
   Cintakanlah aku pada seseorang yang memautkan hatinya pada-Mu
   Agar tak berkurang kekuatanku untuk mencintai-Mu
   Namun, kenapa Kau ciptakan kami di dunia berbeda ?
   Aku dengan sholatku
   Dia dengan kebaktiannya
   Lantunan kitab suci yang merdu
   Alunan lagu rohani yang kudus
   Ampuni aku yang sempat mendurhakai-Mu
   Aku hidup hanya untuk-Mu
   dan aku, hanya akan kembali pada-Mu

Sabtu, 12 Februari 2011

short story

    Hidup.., kita hidup untuk berjuang, bukan berjuang untuk hidup. Tuhan, aku ingin mengukir hidupku dengan tinta emas, bertuliskan tangan yang indah, agar siapapun pembacanya bisa menikmatinya, dan mengagumi keindahannya. Aku ingin menjadi seseorang diantara mereka, seseorang yang di kenang, bagi siapa saja yang mengasihi dan menyayangiku. Oleh mereka pemilik perasaan, dimana perasaan itu yang akan membawa mereka kepada kerinduan abadi. Aku ingin menjadi seseorang yang memberikan kelahiran bagi surga dan dunia. Yang bisa getarkan hati para penikmat senyum kehidupan.


    Senang ya rasanya !, jika kita bisa membuat waktu yang tersisa dalam hidup kita, untuk membuat orang yang kita sayangi tersenyum untuk kita, membuat mereka bahagia di samping kita, dan membuat mereka bangga karna kita. Tapi.., apa aku sudah melakukannya ?, apa aku sudah bisa membuat orang yang aku sayangi tersenyum untukku, membuat mereka bahagia di sampingku, dan membuat mereka bangga karnaku ?, kadang.., hidup memang tidak selalu berpihak padaku, tapi yang terpenting adalah bagaimana aku harus menghadapinya.    hari ini.., sebelum kita mengeluh tentang hidup, fikirkan dulu tentang seseorang yang perlahan matanya mulai tertutup. Sebelum kita mengeluh bahwa kita buruk, fikirkan dulu tentang seseorang yang berada pada keadaan terburuk dalam hidupnya. Sebelum kita mengeluh tentang apa yang tidak kita miliki, Renungkan dulu apa yang di anugrahkan Tuhan untuk kita miliki.

Jumat, 17 Desember 2010

Mantel penyirna benda 'harry potter' ? -_-'

          Manusia bisa melihat benda karena benda itu menghalangi lewatnya gelombang cahaya. kalo' pada benda tersebut diliputi satu lapis saja lapisan materi spesial yang mengandung Refractive index negative, secara teoritis bisa membuat cahaya tanpa hambatan meneruskan maju ke depan, dengan kata lain benda tersebut secara visual sudah lenyap.

          walaupun teknologi iptek saat ini belum bisa membuat orang menghilang, tapi sangat mungkin merencanakan sebuah mantel penyirna tubuh. misalnya saja tahun lalu, Universitas Duke, AS, menyatakan bisa membuat metamaterials yang bisa membelokkan cahaya. bahan penyirna semacam ini di buat dari sejumlah besar bahan sintesis yang menyerupai fiber glass dan di bentuk dengan sistem susunan mendatar, bisa membalikka gelombang elektromagnetik, yaitu dengan mengubah sorotan cahaya untuk menyembunyikan benda.

Rabu, 15 Desember 2010

- Skolahku...,- (baca semuanya yaa !)

          satu stengah tahun yang lalu, aku masih SMP. tapi sekarang??  aku udah SMA. pertama kali aku ditanya sama orang tuaku aku mau sekolah dimana, aku bingung mau jawab apa. yaah.. itu semua karna ada syaratnya, dan syaratnnya "NGGA BOLEH TINGGAL DI RUMAH", orang tuaku nyaranin aku buat masuk pesantren, alasan mereka sii katanya biar aku mandiri. yaa.. minimal asrama, terus habis itu ada 4 pilihan sekolah buat aku. 

         dari 4 sekolah itu yang salah satunya MAN 3 sekolahku sekarang, semuanya ada pesantrennya, dan cuman MAN 3 yang 'katanya' ada asramanya bukan 'pesantren'. ya sudah, akhirnya aku mau masuk MAN 3. eh ngga taunya malah sekarang asramanya ganti nama jadi "MA'HAD". yaa.. sejenis pesantren gitu, tapi masih mending sii. hehe..,

   

UAS ??,, -_-'

           hash ! apa-apa'an ini masa' TIK aku remed.., yang bener aja ! hehe.., tapi.. masuk akal juga sii, kalo' dibilang jago TIK ?? "engga juga".., yaah ! mungkin...lagi kurang beruntung. lagian soal-soal yang keluar "tak terduga". pas jamnya TIK juga nyantai mulu', ya... ngga suka.nya kalo' udah kayak gini ini. masa' di kelas yang ngga remed cuman 8 orang. itupun masih mending dari pada kelas-kelas lain. jadi.. ngga terlalu memalukan ! hahaha
 
         kalo' pelajaran yang lain, lumayan. walaupun ada yang kurang memuaskan. tapi ngga papa, mungkin gara-gara usahaku yang kurang maksimal. buat semester 2 nanti, smoga aja kelasnya ngga dipindah lagi. udah klop nih, ngga mau dipisah lagi. daripada di pindah trus prentasiku menurun. hehe..emang semenjak SMA, kapan prestasiku naik ?? :DD yaah ! smoga semester 2 nanti prestasiku bisa lebih meningkat.


 
         asal temen sama gurunya mendukung, masalah naikin prestasi 'gampang'. ngga enaknya tu kalo' udah temen ngga bisa sehati, terus gurunya juga ngga bisa menaikkan semangat belajar ! : ) tapi, hidup ngga seru kalo' ngga ada perbedaan. ngga seru kalo' cuman 'datar'. yaah.. kalo' udah kayak gitu, hanya motivasi dari diri sendirilah yang bisa membantu. 

 
         aku suka suasana UAS, tapi aku ngga suka kalo' nilainya udah keluar. bikin deg-degan, takut remed ini, takut remed itu. aku kasian kalo' liat temenku yang remednya banyak, tapi kalo' liat temenku yang ngga remed sama skali 'sebel juga'
...hehe...dasar manusia !. tapi itu normal kok, walaupun kurang baik. 
 
        Bentar lagi 'Klasmit', waktunya ngabisin waktu sama temen-temen sebelum liburan. yaa.. smoga ini bukan saat-saat terakhir kita jadi temen sekelas. makasih buat kalian semua yang udah membuat hidupku lebih berwarna.

Rabu, 01 Desember 2010

- inspirasi baru -

          Hidup.., kita hidup untuk berjuang, bukan berjuang untuk hidup. Tuhan.., aku ingin mengukir hidupku dengan tinta emas, bertuliskan tangan yang indah, agar siapapun yang membaca bisa menikmatinya, dan mengagumi keindahannya. Aku ingin menjadi seseorang diantara mereka, seseorang yang di kenang bagi siapa saja yang mengasihi dan menyayangiku. Oleh mereka pemilik perasaan dimana perasaan itu yang akan membawa mereka kepada kerinduan abadi. Aku ingin menjadi seseorang yang memberikan kelahiran bagi surga dan dunia. Yang bisa getarkan hati para penikmat senyum kehidupan.
         Senang ya rasanya !, jika kita bisa membuat waktu yang tersisa dalam hidup kita, untuk membuat orang yang kita sayangi tersenyum untuk kita, membuat mereka bahagia di samping kita, dan membuat mereka bangga karna kita. Tapi.., apa aku sudah melakukannya ?, apa aku sudah bisa membuat orang yang aku sayangi tersenyum untukku, membuat mereka bahagia di sampingku, dan membuat mereka bangga karnaku ?, kadang.., hidup memang tidak selalu berpihak padaku, tapi yang terpenting adalah bagaimana aku harus menghadapinya.
         Hari ini.., sebelum kita mengeluh tentang hidup, fikirkan dulu tentang seseorang yang perlahan matanya mulai tertutup. Sebelum kita mengeluh bahwa kita buruk, fikirkan dulu tentang seseorang yang berada pada keadaan terburuk dalam hidupnya. Sebelum kita mengeluh tentang apa yang tidak kita miliki, Renungkan dulu apa yang di anugrahkan Tuhan untuk kita miliki.

Selasa, 19 Oktober 2010

makna lebaran..??

         Lebaran tahun ini rasanya berlalu begitu saja tanpa makna tanpa kesan. hhe, emangnya tiap lebaran harus punya makna? Ya, bukannya gitu, cuman tahun ini aku kayak kehilangan orientasi memaknai lebaran. Nggak  ada perasaan apa-apa menjalani lebaran ini. Bahagia?? Ia sii, tapi nggak bisa sebahagia dulu.

        Kalo’ direnungkan katanya lebaran merupakan hari KEMENANGAN, tapi kemenangan dari apa? Kata USTADZ sii kemenangan melawan hawa nafsu. Emang bener? Tepatnya apa bener aku udah menang melawan hawa nafsu? Kalau dipikir-pikir kayaknya kok enggak sampe segitunya juga yak.

       Kalo’ direnungkan lagi…katanya lebaran itu momen untuk saling bermaaf-maafan. Wah, kalau yang ini, aku nggak setuju. Masak mau meminta maaf aja nunggu lebaran dulu? Bagusnya kan pas kita berbuat salah langsung minta maaf (kalau udah sadar, kalau belum? Ya nunggu lebaran?!?!). hhaha...

Walaupun sebenernya aku masih bingung buat memaknai lebaran tahun ini, tapi aku seneng bisa kumpul sama keluarga. Salah satunya kayak yang di bawah ini.





          Itu foto pas lagi keliling komplek, aku sama sepupuku masih sempet-sempetnya foto, padahal yang laen lagi sibuk maaf-maafan. Tapi nggak papa, seneng rasanya bisa kumpul lagi sama keluarga pas lebaran, yaa...walaupun sebelumnya sempet demam 5 hari, untungnya puasaku nggak bolong.

ayah

ingatkah kita...
saat hembusan angin sayangnya...
membisikkan kata keteduhan pada jiwa kita...
saat ia segarkan kembali semangat kita yang hampir layu...
ia bagaikan sesosok malaikat..
yang menentramkan jiwa kita..
seorang ayah tak pernak menuntut apapun dari kita..
tapi, kenapa kita selalu menuntut lebih..
tanpa memikirkan bagaimana perasaannya..
tanpa memikirkan bagaimana usahanya untuk membuat kita bahagia..
seorang ayah bisa memahami perasaan anaknya..
tapi apa anaknya bisa memahami perasaan ayahnya..
seorang ayah selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya..
akankah kita membiarkan ayah kita kecewa dan terjatuh karena kita..
akankah kita membiarkan air matanya menetes karena kita..
dan akankah kita membuat ayah kita bangga...


   untukmu, ayahku...
 

Ayah...
walaupun langit semakin menua
dan usiakupun mulai terkikis
tapi cintaku,kan slalu bersinar
bagaikan mentari,
yang setia menemani pagi

Ayah...
maafkan aku
ketika ku menumpahkan kesal dengan suara kerasku
ketika ku terlalu banyak mengabaikanmu
bolehkah ku bersujud dan bersimpuh di hadapanmu
'tuk tebus semua khilafku

Ayah...
Izinkan aku bersujud di pangkuanmu
merasakan hangatnya pelukmu
walaupun nyawaku harus ku korbankan
demi mendapat sedetik pelukmu
akan ku lakukan itu
untukmu, ayahku...


mencari teladan...

         Rasanya nggak mudah buat nyari teladan di dunia yang nggak sempurna ini. Atau mungkin, emang nggak perlu?.. soalnya pasti ada kekurangan dari siapapun orang yang kita anggep ‘pantes’ buat jadi teladan. Mau presiden, penulis, penyair, bahkan ustadz sekalipun.

         Ustadz??... kayaknya belum lama pas ‘AA ...’ nikah lagi, banyak umat yang sebelumnya menjadikannya teladan terus nggak mau dateng ngaji lagi. Kita jadi umat ya aneh, maunya niru terus. Nggak mau nyoba buat ngembangin penalaran dan kreativitas diri sendiri.

belajar dari kekalahan

          Kadang kekalahan adalah cara terindah agar kita bisa lebih menghargai kemenangan setelahnya. Kebahagiaan bisa kita nikmati hanya dengan mensyukuri bahwa saat bangun pagi,rasa lelah di tubuh kita hilang. Saat kita masih bisa melihat senyum dari orang-orang yang kita sayangi.

          Lain lagi jika kita memang tergolong manusia-manusia sakit. Yang merasa harus mencapai puncak prestasi tertinggi baru terpuaskan. Atau mencoba hal-hal mustahil dulu baru merasa senang. Manusia-manusia yang nggak realistis yang menginginkan realitas hidup mengikuti suara hatinya.
     

Gimana yaa.. cara nentuin tujuan yang jelas??

Kalo’ kita mau mecahin masalah, bakal lebih simpel kalo’ kita tahu batas-batasnya. Jadi, kita nggak berfikir terlalu luas. Kita juga bisa fokus sama upaya dan tujuan yang kita capai. Nah.. tujuan itu yang nantinya akan mandu otak kita baik secara sadar atau enggak untuk cari jalan keluar atas permasalahan yang kita hadapi.
Penyakit yang bisa ngebuat otak kita ngadat adalah kebiasaan kita yang suka nunda-nunda kerjaan. Atau kalo’ nggak gitu ngerjainnya cuman setengah-setengah. Apalagi kalo’ ada pekerjaan yang kita kerjain bareng-bareng. Tanpa prioritas yang tepat, ini semua bisa jadi beban yang ngebuat otak kita ngadat.
Makanya, penting juga kalo’ kita nyiptain suasana belajar dengan lingkungan yang kondusif biar mood bisa lebih sering dateng. Atmosfir kayak gitu bisa buat fisik dan psikis kita nyaman, nggak tertekan. Ada yang bilang kalo’ orang yang punya ruang belajar berantakan kreatif, aku nggak bisa nyalahin penilaian itu, tapi kalo’ menurut aku kebersihan dan kerapian tempat belajar bisa berguna untuk merangsang otak kita untuk menata file didalamnya jadi kita mudah untuk mengakses kapanpun kita butuhkan.

Selasa, 12 Oktober 2010

Jadi yang terdepann...

          Satu sikap mental yang harus dimiliki oleh seorang ilmuan adalah inovatif. Artinya nggak sekedar ngikutin arus yang dibawa zaman, tapi jadi pioneer yang berani melakukan perubahan untuk sesuatu yang baru, seenggaknya lebih baik meskipun kadang harus duluin zamannya.    
          kata Steve Jobs : innovation distinguishis between leader and followers. Hanya ide-ide inovatiflah yang akan membuat kita unggul dalam kompetisi kreativitas.    
          Tanpa inovasi, komputer bakalan tetep berbobot1,9 ton kayak penemuan pertamanya. Jogja-Jakarta bakal kita tempuh berminggu-minggu naik kuda dan bukan 55 menit naik pesawat kayak sekarang. Inovasi adalah suatu keniscayaan buat mereka yang ingin bisa survive di atas abad informasi ketika segala sesuatunya bergerak cepat dalam hitungan sepersekian detik.

Tuhan = persangkaan kita

          Kadang kita merasa tak berdaya dalam menghadapi maslah yang hadir di kehidupan kita. Bisa jadi masalah sepele, sedang atau bahkan gawat. Banyak hla terjadi di luar kehendak kita, yang celakanya dalam pandangan awam : terasa begitu menghancurkan. Kita sering menudingnya dengan ketidakadilan Tuhan. Kita tak bercemin ke dalam, kita menghancurkan cermin di luar diri kita. Kita meradang, menuding-nuding langit, berharap Tuhan mendengar bahwa kita sedang di dholimi oleh takdirNya.
          Hidup terasa begiru sempit. Khawatir, cemas, jantung berdebar-debar, takut, bencana selalu membawa cemas sampai tulang belulang. Kita ingin bebas dari derita, kita ingin hidup bahagia, kita ingin selamat dunia-akhirat. Bahaya dari peristiwa yang terjadi beberapa waktu terakhir seolah hanya seujung kuku di depan hidung kita. Mengintai bagai burung bangkai kelaparan.
Tuhan tidak akan tidur membiarkan semua derita kita ini. Masih banyak saudara kita yang lebih menderita daripada nasib terburuk yang kita alami. Pilihannya adalah kit mau sedih dan mengrung diri di kamar mandi atau tabah menyongsong tantangan hidup dengan mata terbuka. Jika bencana hadir, seribu tangisan tak menolong.